Rasa nyeri pada otot pasca latihan biasanya muncul dalam waktu 24-48 jam setelah melakukan aktivitas fisik dan berlangsung sekitar 3-5 hari. Rasa sakit tersebut disebabkan oleh aktivitas yang dilakukan yang memberikan tekanan berlebihan pada otot.
Mengalami nyeri otot setelah berolahraga atau yang biasa dikenal dengan kondisi nyeri sebenarnya cukup umum terjadi, apalagi jika Anda termasuk orang yang jarang melakukan aktivitas fisik. Karena jarang dilatih dan digunakan, otot bisa menjadi tegang secara fisik saat Anda mulai berolahraga.
Otot yang sakit pasca latihan biasanya terjadi dalam 24-48 jam setelah aktivitas fisik dan berlangsung sekitar 3-5 hari. Nyeri terjadi karena aktivitas yang dilakukan menimbulkan tekanan berlebihan pada otot. Kondisi ini juga bisa disebabkan oleh robekan mikroskopis kecil pada jaringan otot. Robekan otot ini dapat dikategorikan sebagai cedera ringan yang disebabkan oleh sedikit ketegangan otot pada serabut otot. Namun kondisi ini biasanya tidak berbahaya dan merupakan bagian dari adaptasi tubuh Anda terhadap kebiasaan baru Anda.
Wajib diketahui juga untuk mengenali perbedaan antara nyeri otot akibat olahraga dan nyeri otot akibat cedera. Rasa sakit akibat cedera seringkali menghalangi Anda untuk melakukan aktivitas sehari-hari yang sederhana. Berbeda dengan nyeri biasa, aktivitas sehari-hari relatif tidak terpengaruh.
Nyeri pada otot ini memang sering membuat terganggu dan memperlambat beberapa orang yang ingin memulai rutinitas olahraga. Namun, banyak juga orang yang menikmati masa-masa menyakitkan ini karena percaya bahwa rasa sakit itu adalah tanda bahwa dia benar-benar sedang melatih otot yang akan segera terbentuk sesuai keinginannya.Berikut beberapa cara perawatan yang dapat dilakukan untuk mengurangi dan meredahkan nyeri otot.
1.Kompres Menggunakan Air Hangat
Jika otot Anda masih nyeri dua hari pasca berolahraga, cobalah kompres hangat. Menerapkan air panas ke otot yang sakit dapat meningkatkan sirkulasi darah dan mengendurkan otot yang tegang.
2.Melakukan Pemijatan
Melakukan pemijatan dapat membantu memperlancar peredaran darah, mengendurkan otot yang kaku, dan memperlancar gerak tubuh.
3.Kompres Menggunakan Es
Menekan area yang nyeri dengan kompres dingin dapat meredakan nyeri untuk beberapa saat setelah latihan. Anda juga bisa berendam di air dingin atau mandi air dingin.
4.Istirahat Yang Cukup
Istirahat yang cukup setelah berolahraga, terutama jika Anda merasa pegal. Saat istirahat, tubuh berusaha memperbaiki jaringan yang rusak akibat aktivitas fisik.
5.Konsumsi Obat Pereda Nyeri Otot
Anda dapat mengonsumsi obat pereda nyeri seperti ibuprofen. Ini mengurangi rasa sakit dan pembengkakan atau peradangan pada jaringan.
6.Melakukan Olahraga Yang Ringan
Walaupun mengalami nyeri otot, tetap tidak disarankan untuk tidak menggunakan otot tersebut. Beri diri Anda waktu istirahat dengan aktivitas ringan dan jangan terus memaksa otot untuk melanjutkan aktivitas berat. Jika Anda merasa masih belum bisa melatih otot lebih keras, lakukan aktivitas fisik ringan seperti jalan kaki singkat atau berenang.
7.Mengonsumsi Makanan Yang Bergizi
Konsumsi makanan bergizi juga dapat mempercepat pemulihan jika Anda pegal setelah berolahraga. Beberapa hidangan yang direkomendasikan termasuk makanan tinggi protein dan lemak, seperti telur dan ikan. Selain itu, pastikan untuk mengonsumsi sayur dan buah yang bergizi dan kaya nutrisi. Diet tinggi lemak omega-3 telah terbukti mengurangi nyeri otot pasca latihan. Hal ini terjadi karena sistem kekebalan tubuh menjadi lebih kuat dan lebih seimbang, sehingga dapat menyembuhkan otot yang rusak tanpa peradangan yang berlebihan.
Mengonsumsi kafein sebelum berolahraga juga telah terbukti meningkatkan laju pembakaran lemak selama berolahraga, artinya glikogen otot Anda disimpan. Ini dapat membantu mencegah nyeri otot setelah berolahraga.

Komentar
Posting Komentar